Trump mengatakan Afrika Selatan tidak akan diundang menghadiri KTT G20 di Amerika Serikat tahun depan

presiden Donald Trump kata pada hari Rabu Pejabat Afrika Selatan Negara ini tidak akan diundang ke KTT G20 tahun depan di Miami, karena AS tidak hadir hanya beberapa hari setelah pertemuan tahun ini.

“Atas arahan saya, Afrika Selatan tidak akan menerima undangan G20 2026 yang akan diselenggarakan tahun depan di kota besar Miami, Florida. Afrika Selatan telah membuktikan kepada dunia bahwa ia bukanlah negara yang layak menjadi anggota di mana pun,” kata Presiden. tulis dalam sebuah postingan Di sosial yang sebenarnya.

G20 terdiri dari 19 negara, ditambah Uni Eropa dan Uni Afrika. KTT tahun ini diadakan di Afrika Selatan, tanpa kehadiran pejabat tinggi AS, menyusul klaim tak berdasar Trump mengenai “genosida kulit putih” terhadap orang Afrika, etnis minoritas kulit putih yang memerintah Afrika Selatan selama apartheid.

Klaim tersebut dipicu awal tahun ini oleh maestro teknologi Elon Musk – seorang penduduk asli Afrika Selatan – yang menghabiskan beberapa bulan pertama masa jabatan kedua Trump sebagai penasihat presiden dan mengawasi Departemen Efisiensi Pemerintahan, atau DOGE.

Pada bulan Mei, Trump menjamu Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa di Gedung Putih untuk pertemuan yang menegangkan saat Trump memutar montase klip video di layar TV di Ruang Oval yang menurutnya mendukung klaim genosida. Ramaphosa dan warga Afrika Selatan lainnya membantah keras klaim genosida tersebut.

Pemerintahan Trump datang tepat setelah pertemuan Gedung Putih Selamat datang warga kulit putih Afrika Selatan Sebuah tindak lanjut perintah eksekutif dikeluarkan oleh Presiden yang menyatakan bahwa Amerika Serikat akan “membantu pemukiman kembali pengungsi Afrika yang melarikan diri dari diskriminasi berbasis ras yang disponsori pemerintah, termasuk penyitaan properti yang bersifat diskriminatif ras.”

Para pejabat Afrika Selatan juga membantah bahwa pemerintah mereka merampas lahan dari para petani Afrikaner.

“Ini bukan kebijakan pemerintah,” kata Ramaphosa pada bulan Mei.

Trump mengulangi klaimnya dalam postingan Truth Social pada hari Rabu.

“Amerika Serikat tidak bergabung dengan G20 di Afrika Selatan, karena pemerintah Afrika Selatan menolak untuk mengakui atau mengatasi pelanggaran hak asasi manusia yang mengerikan yang dialami oleh orang-orang Afrika, dan keturunan pemukim Belanda, Perancis, dan Jerman lainnya. Lebih tepatnya, mereka membunuh orang kulit putih, dan membiarkan mereka diambil secara acak dari peternakan,” tulis presiden.

Pertemuan G20 akan diadakan tahun depan Trump di Doral NasionalSebuah resor di Florida yang dimiliki oleh bisnis keluarga Trump.

Source link

Wahyu Prasetyo
Wahyu Prasetyo

Wahyu Prasetyo adalah reporter berdedikasi yang meliput berita politik, isu terkini, dan berita terkini. Dengan mengutamakan akurasi dan komitmen terhadap jurnalisme yang bertanggung jawab, ia menyajikan berita-berita terkini yang telah diverifikasi faktanya agar pembaca tetap mendapatkan informasi terkini.

Articles: 5558