Kreasi Unik: “My Chef in Crime” Siap Hadir di Indonesia melalui Vision+

Kreasi Unik: “My Chef in Crime” Siap Hadir di Indonesia melalui Vision+

CreAsia Studio, yang didirikan oleh Deepak Dhar dan Banijay Entertainment, resmi memperkenalkan serial orisinal terbaru berjudul My Chef in Crime dalam ajang Filmart di Hong Kong.

Serial drama kriminal ini akan terdiri dari delapan episode dan dikembangkan khusus untuk platform streaming Vision+ di Indonesia. Proyek ini akan diproduksi oleh CreAsia Studio dengan melibatkan penulis skenario asal Thailand, Nitikarn Pinmuangngarm, serta produser berpengalaman Pornmanus Rattanavich, yang sebelumnya menggarap adaptasi drama Korea Start-Up versi Thailand.

Mengusung konsep yang unik, My Chef in Crime akan disutradarai oleh Sondang Pratama, yang dikenal lewat film Sajadah Panjang. Serial ini menggabungkan dunia ilmu forensik dengan seni kuliner dalam sebuah kisah kriminal yang penuh intrik.

Alur Cerita yang Berbeda dari Serial Kriminal Lainnya

Serial ini mengisahkan seorang mantan penyidik forensik yang beralih profesi menjadi koki, namun tiba-tiba menjadi tersangka utama dalam kasus pembunuhan rivalnya. Untuk membuktikan dirinya tidak bersalah, ia memanfaatkan keahliannya di bidang forensik dalam eksperimen ilmu pangan. Upayanya ini menarik perhatian seorang detektif wanita yang ternyata adalah cinta pertamanya di masa sekolah.

Keduanya kemudian membentuk tim penyelidik tak terduga, memecahkan berbagai kasus kriminal yang unik dengan menggabungkan keahlian forensik dan keterampilan memasak. Sepanjang penyelidikan, mereka juga menyajikan hidangan lezat yang menggugah selera, menjadikan serial ini perpaduan menarik antara misteri, ilmu forensik, dan dunia kuliner.

Komitmen CreAsia Studio dalam Produksi Konten Lokal Berkualitas

CreAsia Studio berfokus pada kerja sama lokal untuk menghasilkan konten orisinal yang dapat dinikmati oleh pasar Asia Tenggara. Selain itu, mereka juga mengadaptasi berbagai Intellectual Property (IP) milik Banijay serta produksi dari pihak ketiga.

My Chef in Crime menetapkan standar bagi visi kami dalam menghadirkan konten yang relevan secara lokal, tetapi tetap memiliki daya tarik global,” ujar Jessica Kam, Executive Vice President & Business Head dari CreAsia Studio. “Serial ini merupakan bukti dari komitmen kami untuk membawa cerita inovatif dari Asia Tenggara ke pasar yang lebih luas. Kami sangat antusias bekerja sama dengan para kreator berbakat dari Thailand dan Indonesia serta Vision+ untuk merealisasikan konsep unik ini.”

Clarissa Tanoesoedibjo, Managing Director Vision+, menambahkan bahwa Vision+ selalu berupaya menghadirkan kisah-kisah segar dan menarik bagi para penontonnya. “My Chef in Crime adalah contoh sempurna dari konten berkualitas tinggi yang menghibur dan menggugah rasa penasaran. Kami yakin serial ini akan menjadi tolak ukur baru dalam genre kriminal, dan kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan CreAsia Studio untuk menghadirkannya ke layar Vision+,” ujarnya.

Sementara itu, Deepak Dhar, Founder & Group CEO Banijay Asia & Endemol Shine India, menekankan bahwa Banijay Entertainment terus mendorong batasan kreatif dalam bercerita. “Kami selalu ingin menghadirkan konsep-konsep orisinal yang segar dan inovatif. My Chef in Crime adalah perpaduan unik antara kriminal, kuliner, dan romansa yang kami yakin akan diterima dengan baik oleh penonton. Serial ini juga memperkuat posisi CreAsia Studio sebagai salah satu rumah produksi yang menghadirkan cerita-cerita berkualitas dan menarik,” katanya.

Dengan konsep cerita yang segar dan tim produksi berpengalaman, My Chef in Crime diharapkan menjadi salah satu serial yang paling dinantikan oleh penonton di Indonesia dan Asia Tenggara.

Imam Santoso