GoTyme Indonesia Luncurkan Produk Pinjaman Pertama Bersama Olsera

GoTyme Indonesia Luncurkan Produk Pinjaman Pertama Bersama Olsera

GoTyme Indonesia resmi meluncurkan produk pinjaman pertamanya, GoTyme Modal, bekerja sama dengan Olsera, pengembang perangkat lunak dan sistem manajemen bisnis untuk UMKM. Dalam kemitraan ini, Olsera berperan sebagai mitra yang berinteraksi langsung dengan pelanggan, sementara DanaBijak menyediakan lisensi yang diperlukan, dan Tyme bertindak sebagai penyedia modal.

Dalam acara peluncuran pada hari Rabu, CEO Merchant Cash Advance (MCA) Tyme untuk Asia, John Kane, mengungkapkan kepada MARKETING-INTERACTIVE bahwa GoTyme Modal akan menawarkan pembiayaan hingga 280 juta rupiah (US$17.100) bagi UMKM. Jumlah pinjaman disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi pertumbuhan masing-masing pelaku usaha.

Perusahaan menargetkan untuk mendukung 10.000 UMKM pada tahun ini, setelah sebelumnya telah menawarkan 1.500 pinjaman melalui Olsera. Penerima pinjaman berasal dari berbagai sektor, seperti restoran, kedai kopi, hotel butik, dan supermarket.

CEO dan Direktur GoTyme Indonesia, Tim Delahunty, menjelaskan bahwa dalam kemitraan ini, GoTyme membawa nama mereknya sendiri, namun tetap mempertahankan warna biru khas Olsera dalam identitas visual GoTyme Modal. Hal ini mencerminkan komitmen Tyme untuk mengintegrasikan identitasnya dengan mitra bisnisnya secara harmonis.

Berbeda dengan ekspansi Tyme di Filipina dan Afrika Selatan yang berfokus pada layanan perbankan transaksional, kehadiran Tyme di Indonesia dimulai dengan produk pinjaman. Layanan perbankan tetap menjadi target jangka panjang, tetapi bukan prioritas utama saat ini.

Salah satu fitur utama GoTyme Modal adalah pendekatan proaktifnya dalam memberikan penawaran pinjaman langsung kepada merchant. Olsera menjadi mitra pertama dalam model ini, dan ke depannya akan ada lebih banyak kolaborasi dengan merek lain untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM.

Menurut GoTyme Indonesia, merchant yang menggunakan platform Olsera bisa mendapatkan pembiayaan tanpa perlu agunan. Ketentuan pinjaman fleksibel, memungkinkan merchant untuk memilih jumlah pinjaman dan tenor sesuai kebutuhan mereka.

Struktur harga yang ditawarkan transparan, dengan satu biaya tetap yang disepakati tanpa biaya tersembunyi atau penalti untuk pelunasan lebih awal. Merchant yang disetujui akan menerima dana dalam waktu dua hari kerja, dengan sistem pembayaran yang disesuaikan secara dinamis berdasarkan penjualan mingguan mereka. Skema ini bertujuan untuk mengurangi tekanan pembayaran cicilan bulanan yang tetap.

“Berdasarkan pengalaman kami di pasar lain, 80% UMKM yang menggunakan solusi MCA kami mengalami pertumbuhan bisnis. Dengan bekerja sama dengan DanaBijak sebagai platform pinjaman berlisensi dan Olsera sebagai mitra pertama kami, kami kini membawa inovasi ini kepada pelaku usaha di Indonesia,” ujar Delahunty dalam pernyataan resminya.

CEO Olsera, Novendy Chen, menambahkan bahwa Olsera berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama para mitra UMKM mereka. “Fokus kami adalah selalu membantu bisnis UMKM agar lebih mudah dijalankan, lebih efisien, dan lebih produktif,” katanya.

Eko Nugroho