Seluruh wilayah terdampak bencana di Sumbar dapat diakses

Rabu, 3 Desember 2025 – 15:12 WIB

Padang, VIVA – Gubernur Sumatera Barat (kesombongan) Maheldi Seluruh wilayah Provinsi Sumatera Barat terkena dampaknya bencana banjir Dan tanah longsor Semuanya dapat diakses untuk mendapatkan bantuan. Hal itu disampaikan Maheldi pada Rabu, 3 Desember 2025 mengutip data Organisasi Instrumentasi Daerah (OPD).

Baca selengkapnya:

DVI Polda Sumut mengidentifikasi 290 korban banjir dan longsor yang sebagian besar berada di Tapanuli Tengah

Informasi dari OPD pagi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), alhamdulillah sudah bisa diakses di seluruh wilayah Sumbar, kata Gubernur Sumbar Maheldi di Padang, Rabu.

Maheldi mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas dukungannya terhadap bencana yang tengah dihadapi sebagian besar masyarakat di Sumbar.

Baca selengkapnya:

Kapolri mengatakan warga yang menjarah minimarket di Cibolga harus dibebaskan

Dengan dibukanya seluruh akses ke wilayah terdampak, Maheldi berharap penyaluran bantuan kepada masyarakat di wilayah terdampak bencana dapat dilakukan lebih lancar.

Di sisi lain, Pemprov Sumbar akan menerima bantuan untuk para korban, salah satunya dari pelaku industri jasa keuangan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sumbar, bahan pokok, selimut, kasur busa dan lain-lain senilai Rp 244 juta.

Baca selengkapnya:

Sebanyak 16 ton bantuan tiba di Aceh dari Lima Group dan Lima Metal Indonesia

Maheldi menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diterima serta mengatakan segala macam bantuan yang diberikan sangat berarti bagi masyarakat terdampak bencana.

Selain itu, terdapat pula bantuan senilai Rp600 juta dari lembaga amal non-pemerintah (NGO) internasional Al-Khair Foundation sebagai bentuk khusus kepedulian dan solidaritas untuk mengurangi beban masyarakat terdampak bencana.

Selain itu, meski cuaca mulai membaik, Maheldi mengimbau masyarakat tetap berhati-hati. Termasuk prediksi BMKG mengenai peristiwa super moon dengan pasang laut lebih tinggi dari normalnya.

Untuk itu, saya mengimbau masyarakat Sumbar untuk waspada, terutama di wilayah yang berpotensi bencana, seperti wilayah pesisir dan pegunungan, ujarnya.

Berdasarkan update Dashboard Satu Data Bencana pada 3 Desember 2025 pukul 09.00 WIB, terdapat 16 kabupaten/kota dan 50 kecamatan yang terdampak dan total korban meninggal dunia sebanyak 194 orang, dimana 161 orang diantaranya telah teridentifikasi.

Selain itu, 216 orang masih hilang, 111 orang luka-luka, dan 20.990 orang masih mengungsi. Situasi ini kemungkinan akan bertambah karena proses pendataan masih berlangsung di daerah-daerah terpencil yang kesulitan akses.

Halaman selanjutnya

Sementara untuk kerusakan infrastruktur, kerugian rumah tinggal mencapai 4.223 unit. Titik-titik yang mengalami kerusakan banyak berada di wilayah yang hingga saat ini belum memiliki akses jalan raya sehingga tidak memungkinkan pengiriman logistik dan layanan kesehatan secara cepat.



Source link

Imam Santoso
Imam Santoso

Imam Santoso adalah reporter berita di Rapormerah, yang berspesialisasi dalam berita terkini dan liputan mendalam berbagai peristiwa nasional dan internasional. Dengan latar belakang jurnalisme investigasi yang kuat, Imam Santoso berkomitmen untuk menyajikan laporan berimbang dan berbasis fakta yang informatif dan menarik bagi pembaca.

Articles: 8146