Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124


Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengklaim tanpa bukti bahwa pasukan Rusia telah menguasai Pokrovsk dan Vovchansk, keduanya kota di Ukraina tempat pertempuran sengit telah berlangsung selama berminggu-minggu di bagian timur negara itu.
Putin menyampaikan klaim tersebut pada malam sebelum dia bertemu dengan utusan khusus AS Steve Wittkoff di Moskow untuk membahas kesepakatan damai guna mengakhiri perang di Ukraina. Tuntutan tersebut tampaknya dimaksudkan untuk mempengaruhi pertemuan tersebut, dengan mengirimkan pesan bahwa Rusia bergerak maju dan tidak diperlukan kompromi.
Namun militer Ukraina membantah klaim Putin, dan tentara di garis depan mengatakan kepada ABC bahwa klaim tersebut salah. Putin dan militer Rusia berulang kali secara keliru menyatakan bahwa mereka telah merebut kota-kota Ukraina sebelum waktunya.
Pasukan Ukraina “terus melawan” kemajuan Rusia di Pokrovsk, Korps Respon Cepat ke-7 Angkatan Udara Ukraina mengatakan dalam sebuah posting Facebook pada hari Senin.
Rusia telah berusaha merebut Pokrovsk, benteng pertahanan utama Ukraina, selama lebih dari satu setengah tahun. Menurut analis militer independen dan tentara Ukraina di lapangan, Rusia nyaris merebut kota tersebut dalam sebulan terakhir, namun pasukan Ukraina masih menguasai wilayah tersebut dan belum sepenuhnya dikalahkan.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi pos komando Pengelompokan Pasukan Gabungan Rusia selama konflik militer melawan Ukraina pada 1 Desember 2025 di lokasi yang dirahasiakan.
Kremlin.ru/Pool melalui Reuters
Vovchansk terletak di wilayah Kharkiv Ukraina dekat perbatasan dengan Rusia. Rusia juga telah berperang dengan Ukraina di sana selama berbulan-bulan, tanpa mengambil alih secara tegas.
Angkatan Bersenjata Ukraina ditempatkan di bagian selatan Bhavchansk. Kota itu tidak direbut, namun sebenarnya sudah tidak ada lagi, kata Viktor Tregubov, kepala komunikasi pasukan gabungan Ukraina, kepada ABC News ketika ditanya tentang klaim Rusia.

Seorang warga berjalan di jalan dekat bangunan yang rusak akibat serangan militer Rusia di kota garis depan Pokrovsk, wilayah Donetsk, Ukraina, pada 21 Mei 2025.
Anatoly Stepanov/Reuters
“Rusia terus menerobos reruntuhan dan bagian barat kota. Mereka belum mampu sepenuhnya mengusir pasukan kami keluar dari wilayahnya, namun sebagian besar reruntuhan saat ini berada di bawah kendali mereka,” tambah Tregubov.
Putin juga baru-baru ini berulang kali mengklaim bahwa kota Kupyansk telah jatuh. Namun kini Ukraina mengklaim pihaknya hampir akan menggulingkan Rusia.
Kementerian Pertahanan Rusia membagikan video pengibaran bendera Rusia di Pokrovsk di saluran Telegram-nya pada hari Senin.
Rusia telah berulang kali melakukan hal serupa di Pokrovsk, namun kota tersebut masih diperebutkan.