Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124


Rabu, 26 November 2025 – 05:25 WIB
Jakarta – Menteri Keuangan, kuno Yudhi Sadewa, diadakan pertemuan itu Bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, membahas kecukupan persediaan Gas minyak bumi cair alias LPG Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (nataru)
Baca selengkapnya:
Dari penyalaan pohon Natal hingga pesta Tahun Baru, Hotel Borobudur Jakarta bersiap untuk perayaan spesial.
Pertemuan yang digelar di Kantor Kementerian ESDM Selasa pekan lalu itu dihadiri Kepala BP BUMN Donny Oskaria dan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri.
Bahas persiapan LPG untuk Nataru pada akhir tahun 2025 dan perkiraan kedatangan LPG sebanyak 3 kg pada akhir tahun ini, kata Dui Angya, Juru Bicara Kementerian ESDM, di Jakarta, Selasa, 25 Oktober 2025.
Gambar:
Dewey menjelaskan, kuota LPG 3 kg ditetapkan sebesar 8,17 juta metrik ton pada tahun 2025, atau sedikit lebih rendah dibandingkan realisasi tahun 2024. Namun perkiraan kebutuhannya mencapai 8,5 juta metrik ton.
Ada penambahan (kuota) lebih dari 0,37 juta (metrik ton) atau sekitar 370 ribu, kata Dui.
Meski ada revisi kuota, Dui menjelaskan pemerintah memastikan tidak ada tambahan subsidi karena harga LPG masih di bawah acuan APBN.
“Kuotanya ditambah (satu), tapi tidak ada tambahan subsidi. Tapi masih akan dibicarakan lagi dengan Presiden (Prabo Subianto), diangkat dalam rapat terbatas dengan Menteri (Bahlil) dan Menteri Keuangan (Purvaya),” kata Bi.
Pemerintah sebelumnya menetapkan perkiraan penyaluran LPG bersubsidi pada APBN 2025 sebesar 8,17 juta metrik ton, sedangkan perkiraan pada akhir tahun 2025 diperkirakan sebesar 8,36 juta metrik ton.
Dari pembicaraan Purvaya dan Bahlil, pemerintah memastikan pasokan LPG aman untuk Natal. Tercatat, target alokasi anggaran subsidi LPG 3kg pada tahun ini mencapai Rp 87,6 triliun. Namun, Dui mengatakan pembahasan kedua menteri belum menyentuh soal skema subsidi tahun depan.
Selain LPG, pemerintah juga memastikan kesiapan pasokan BBM. Diakui Dwi, PT Pertamina (Persero) juga menyatakan stok bahan bakar untuk Nataru aman. Persiapan serentak dilakukan untuk memenuhi kebutuhan energi selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri pada Maret 2026.
“Iya, juga disiapkan oleh Pertamina. Jadi bukan hanya Nataru, karena berdekatan. Semuanya dekat-dekat dengan Ramadhan lalu Idul Fitri. Jadi mereka bersiap antisipasi sampai akhir Idul Fitri tahun depan untuk mengamankan bahan bakar. Jadi Insya Allah dijamin aman sampai habis,” ujarnya.
Halaman berikutnya
Diketahui, dalam unggahan akun Instagram @Menkeuri, Menteri Keuangan Purvaya Yudhi Sadewa juga mengunggah postingan mengenai pertemuan tersebut.