Pasukan Garda Nasional melepaskan tembakan untuk menghentikan lockdown di Gedung Putih

Beberapa tentara Garda Nasional dilaporkan tertembak Gedung Putihmemicu penguncian keamanan di kediaman presiden.

Laporan awal mengatakan pria bersenjata itu ditahan setelah menembak beberapa orang di seberang Gedung Putih di pusat kota DC.

Sebuah gambar muncul di dunia maya yang menunjukkan seorang Garda Nasional terbaring terluka di trotoar dengan kepalanya berdarah saat agen Dinas Rahasia merawatnya.

Sumber FBI mengatakan kepada Daily Mail bahwa para agen sedang dalam perjalanan dan akan berada di tempat kejadian sesegera mungkin.

Pasukan Garda Nasional bersenjata telah dikerahkan di ibu kota negara itu sejak awal Agustus sebagai bagian dari tindakan keras Donald Trump terhadap kejahatan.

Sekitar 2.000 tentara Garda Nasional telah dikerahkan dari D.C. dan setidaknya delapan negara bagian.

Petugas Dinas Rahasia dan ambulans terlihat merespons lokasi kejadian.

Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristy Noem meminta doa untuk kedua penjaga tersebut dan mengatakan departemennya bekerja sama dengan lembaga penegak hukum setempat.

“Gedung Putih menyadari dan secara aktif memantau situasi tragis ini. Presiden telah diberi pengarahan,” kata sekretaris pers Gedung Putih Caroline Levitt kepada Daily Mail.

Tentara Garda Nasional ditembak di dekat Gedung Putih pada Rabu sore

Daily Mail telah menghubungi Dinas Rahasia untuk memberikan komentar.

Source link

Imam Santoso
Imam Santoso

Imam Santoso adalah reporter berita di Rapormerah, yang berspesialisasi dalam berita terkini dan liputan mendalam berbagai peristiwa nasional dan internasional. Dengan latar belakang jurnalisme investigasi yang kuat, Imam Santoso berkomitmen untuk menyajikan laporan berimbang dan berbasis fakta yang informatif dan menarik bagi pembaca.

Articles: 8623