Mujani membeberkan alasan Prabowo tidak menetapkan keadaan darurat bencana Sumatera

Rabu, 3 Desember 2025 – 03:20 WIB

Jakarta – Ketua MPR RI Ahmad Mujani menjelaskan alasannya kepada Presiden Prabowo Subianto tidak menyatakan keadaan darurat bencana Kebangsaan terkait banjir Dalam skala besar yang melanda banyak daerah Sumatra.

Baca selengkapnya:

Sedih! Mahasiswa UPI yang kehilangan keluarganya akibat banjir bandang ini dilepas dari UKT sebelum wisuda

Usai menghadiri acara minum teh bersama Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa sore, Mujani mengatakan pemerintah menilai situasi di lapangan masih bisa dikendalikan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah.

Presiden Prabowo juga mengunjungi korban bencana di Sumatera

Gambar:

  • Biro Pers Sekretariat Presiden

Baca selengkapnya:

Menteri Hanif Faisal: Harus ada pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan di Batang Toru

“Pemerintah bisa secepatnya mengendalikan situasi, dan hal itu kini dilakukan bersama pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi di wilayahnya masing-masing,” ujarnya seraya menyebutkan presiden belum mengeluarkan status bencana nasional.

Mujani mengatakan, upaya penanganan yang dilakukan saat ini sudah berjalan efektif dengan adanya koordinasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Baca selengkapnya:

Bantuan untuk korban banjir di Sumut, warga mengumpulkan beras bercampur tanah usai terlempar dari heli

Presiden melanjutkan koordinasi tindak lanjut pemulihan dengan para menteri dan pimpinan lembaga terkait, termasuk penerjunan Dirut PLN dan Pertamina untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik dan ketersediaan bahan bakar di wilayah bencana.

“Semua diarahkan untuk memastikan situasi kembali normal secepatnya,” kata Mujani.

Ia mengatakan, pemerintah bisa mengendalikan situasi secepatnya dan kini dilakukan bersama pemerintah daerah.

Menanggapi desakan beberapa kelompok yang mendorong kenaikan status menjadi darurat nasional, Muzani menegaskan, keputusan sepenuhnya ada di tangan presiden.

Untuk menyatakan darurat nasional, kata dia, perlu dikeluarkan keputusan presiden (capress), dan tentunya dengan pertimbangan kehati-hatian.

“Presiden punya diskresi. Itu kewenangan presiden karena keputusannya harus ditetapkan dalam bentuk keputusan presiden,” ujarnya.

Presiden Prabowo juga mengunjungi korban bencana di Sumatera

Gambar:

  • Biro Pers Sekretariat Presiden

Mujani tidak merinci permasalahan yang dimaksud, namun mengatakan pemerintah saat ini mengerahkan seluruh sumber daya dan upayanya untuk mempercepat pemulihan di daerah yang terkena dampak, memastikan semua kebutuhan masyarakat dapat tertangani. (semut)

Kepala Pusat Penerangan Masyarakat TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah

Warga yang terkena dampak banjir di Sumatera Utara mengumpulkan beras bercampur tanah, kata TNI tentang bantuan yang dijatuhkan dari helikopter

Mabes TNI buka suara soal cara penyaluran bantuan udara untuk korban bencana di Sumatera yang viral. Informasi tersebut diungkapkan Panglima TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah

img_title

VIVA.co.id

3 Desember 2025



Source link

Imam Santoso
Imam Santoso

Imam Santoso adalah reporter berita di Rapormerah, yang berspesialisasi dalam berita terkini dan liputan mendalam berbagai peristiwa nasional dan internasional. Dengan latar belakang jurnalisme investigasi yang kuat, Imam Santoso berkomitmen untuk menyajikan laporan berimbang dan berbasis fakta yang informatif dan menarik bagi pembaca.

Articles: 8163