Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124


Rabu, 26 November 2025 – 08:34 WIB
Jakarta – Gambar H anak Virus kelas 1 SD Itu terjadi setiap hari sekolah menggunakan KRL Anak pintar asal Tangerang-Jakarta Timur.
Baca selengkapnya:
Kegaduhan besar! Tersangka penculikan ayah tiri Alvaro dikabarkan bunuh diri saat berada dalam tahanan
“Sebenarnya kita bisa melihat H adalah anak yang pintar dan cerdas,” kata Farida Farha, Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan (Kasatlak) Kabupaten Duren Sawit. berita tvOneDikutip pada Rabu 26 November 2025.
Diakui Farida, H juga berani mengungkapkan sesuatu yang menurutnya kurang baik.
Baca selengkapnya:
Tersangka kematian bocah 6 tahun Alvaro, hilang selama 8 bulan, ditahan! Cari tahu pelakunya…
Ia mencontohkan saat H mengajak teman-temannya untuk makan makanan bergizi gratis (MBG).
“Saat membagikan MBG, dia berpesan kepada teman-temannya, ‘Hai teman-teman semuanya makan, jangan bolos makan, sayang sekali pemerintah menyiapkan makanan seperti itu untuk kita’,” ujarnya.
Di sisi lain, Farida juga mengungkapkan alasan orang tuanya membiarkan HK bersekolah sendirian menggunakan KRL karena kecerdasannya.
Namun, lanjut Farida, orang tuanya tetap melakukan pengawasan dengan mempercayakan mereka kepada petugas stasiun dan melakukan komunikasi melalui telepon.
Sebenarnya kenapa ibu percaya bahwa anak ini mandiri, anak ini kuat, anak ini tangguh menghadapi perjalanan jauh ini, ujarnya.
Sebelumnya viral di media sosial, bocah kelas 1 Sekolah Dasar (SD) berinisial H berangkat sekolah sendirian menggunakan KRL dari Tangerong menuju Jakarta Timur.
Berdasarkan video yang beredar, H Duren rela meninggalkan rumah dini hari untuk bersekolah di kawasan Sawit.
Menggendong tas berukuran besar dan mengenakan seragam merah putih, H terlihat paling kecil di antara pengguna KRL lainnya yang sebagian besar adalah pekerja. Namun, dengan kegemarannya menuntut ilmu, jarak jauh bukanlah halangan baginya.
Namun H tak berencana bepergian lagi karena ia akan dipindahkan ke sekolah dekat rumahnya di kawasan Parung, Bogor.
Farida mengatakan, ‘Ujian akhir semester akan dilaksanakan pada tanggal 1 Desember, kemudian pembagian rapor akan dilakukan pada tanggal 19 Desember.
Farida menjelaskan, orang tua Hafitar sudah memutuskan untuk pindah.
Karena keputusan akhir ibunya tetap ingin pindah dari Jakarta ke Parung Bogor, karena menitipkan anaknya Hafitar di Parung, Bogor bersama kerabatnya, jelasnya.
Halaman berikutnya
tvOnenews/Aldo Herlanda