David Lammy mengejeknya karena ‘memerintahkan pegawai negeri’ di Kementerian Kehakiman karena memanggilnya ‘Wakil Perdana Menteri’

David Lammy Buruh dan menghadapi ejekan dari Cerita Begitu pula klaim yang ditegaskannya, para pegawai negeri sipil memanggilnya ‘Wakil Perdana Menteri’.

Pak Lammy, yang tugas utamanya lainnya adalah Menteri Kehakiman, dilaporkan menginstruksikan staf Kementerian Kehakiman (MoJ) untuk menggunakan gelar ‘DPM’-nya terlebih dahulu. Sumber yang dekat dengan Lammy membantah klaim tersebut.

Namun hal ini terjadi di tengah berita bahwa dua tahanan yang dibebaskan secara keliru pada tahun 2024 masih bebas lebih dari setahun kemudian.

Dua tahanan lagi masih buron setelah dibebaskan secara keliru pada bulan Juni tahun ini, sehingga totalnya menjadi empat.

Pekan lalu, Lammy mendapat banyak kritik ketika dia mengambil alih jabatan Sir Peduli Starmer atas Pertanyaan Perdana Menteri dan tidak mengakui bahwa ada migran lain yang dibebaskan dari penjara karena kesalahan.

Beberapa hari yang lalu dia diejek karena tidak bisa memakai bunga poppy Ingat Sunday dan alasannya adalah dia membeli setelan baru.

Dan juru bicara Tory Justice Robert Jenrick mengatakan: ‘Sementara Lammy berbelanja jas dan terobsesi dengan gelarnya, tahanan berbahaya membahayakan masyarakat.

‘Dia harus mengakhiri perjalanan egonya dan fokus pada pekerjaannya sekali ini.

David Lammy, yang pekerjaan utamanya lainnya adalah Menteri Kehakiman, dilaporkan telah menginstruksikan staf Kementerian Kehakiman (MoJ) untuk menggunakan gelar ‘DPM’-nya terlebih dahulu.

‘Calamity Lamy tidak menyadari berapa banyak tahanan yang berkeliaran atau di mana mereka berada.’

Seorang anggota parlemen senior dari Partai Buruh berkata: ‘Kita semua tahu dia diberi hak untuk mengundurkan diri sebagai Menteri Luar Negeri.

‘Demi Partai Buruh, sekarang saatnya dia berkonsentrasi pada pekerjaan sebenarnya sebagai Menteri Kehakiman.’

Lammy mengatakan dia ‘ngeri dengan banyaknya orang yang dibebaskan secara tidak sengaja’ dari penjara.

Pada hari Jumat, pelaku kejahatan seks asal Aljazair Brahim Kaddour-Sherif akhirnya ditangkap kembali pada hari Jumat setelah dibebaskan secara tidak sah dari HMP Wandsworth sembilan hari yang lalu.

Kementerian Kehakiman mengatakan: ‘Mayoritas pelaku yang dibebaskan secara tidak sah akan segera dikembalikan ke penjara, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk bekerja sama dengan polisi untuk menangkap beberapa pelaku yang masih berada di masyarakat.

“Kasus-kasus ini semakin mengungkap sejauh mana krisis penjara kita.

‘Ini tidak akan diperbaiki dalam semalam, tapi kami menggunakan segala cara yang mungkin untuk mengatasi kesalahan ini.’

Source link

Imam Santoso
Imam Santoso

Imam Santoso adalah reporter berita di Rapormerah, yang berspesialisasi dalam berita terkini dan liputan mendalam berbagai peristiwa nasional dan internasional. Dengan latar belakang jurnalisme investigasi yang kuat, Imam Santoso berkomitmen untuk menyajikan laporan berimbang dan berbasis fakta yang informatif dan menarik bagi pembaca.

Articles: 8896